Cara Memasak Susu Segar (Murni)

19 thoughts on “Cara Memasak Susu Segar (Murni)”

  1. Sy mau tny, batas panas memasak susu sapi murni, klo tdk pny alat termo nya, patokannya apa asal sdh sampai mendidih sdh selesai…???

    Like

    1. Selamat malam,

      Pasteurisasi dilakukan pada suhu 72 derajat…
      Patokan sederhananya pada suhu 50 derajat mulai timbul lapisan lemak (kepala susu) pada suhu sekitar 70 derajat lapisan lemak tersebut merata di seluruh panci dan mulai timbul bintil2 kecil udara yang terperangkap di bawah lapisan lemak tersebut.

      Like

      1. Misi mas mau tanya cara pendinginan cepat setelah pasteurisasi selesai itu bagaaimana ya? Trimakasih
        Saya penjual susu segar di daerah klaten jawa tengah setelah jualan dan tida habis biasanya besoknya sudah pecah.

        Like

      2. Selamat malam Ka,

        Alternatif pendinginan tercepat dengan cara tradisional, panci yang digunakan untuk memasak susu direndam dan diberi air mengalir, sistem ini sebenarnya sama dengan mesin pasteurisasi yang dobel jaket. kalo suhunya sudah mencapai suhu normal (ruangan) atau 35 derajat juga sudah bisa, trus dimasukan dalam pendingin saja.

        Like

      3. Misi mas mau tanya cara pendinginan cepat setelah pasteurisasi selesai itu bagaaimana ya? Trimakasih
        Saya penjual susu segar di daerah klaten jawa tengah setelah jualan dan tida habis biasanya besoknya sudah pecah.

        Like

  2. Mau tanya om, waktu memasak bolehkah susu dimasak sampai mendidih?atau cukup ada gelembung air dipinggirannya. Untuk wadah memasak boleh ga pakai panci aluminium(bukan stainless)? Terimakasih

    Like

    1. Jika sampe mendidih ya sebenarnya tidak apa2…hanya banyak nutrisi yang akan rusak…
      Karena itu di susu pabrikan (UHT, sterilisasi, dsb) ada tahapan lagu namanya Fortifikasi (menambahkan vitamin n mineral lagi mendekati yang terkandung di susu segar atau sesuai kebutuhannya)
      Sebenarnya paling ideal panci stainless…cuma belum tentu semua orang punya…yang dikuatirkan dari aluminium ada gramasi dari aluminium yang terbawa ato larut dalam susu…
      Suhu 72 derajat secara sederhana terlihat dari lapisan lemak (kepala susu) yang sudah merata di permukaan susu dan mulai muncul gelembung2 udara kecil dibawah lapisan lemak tersebut 😊

      Like

      1. Makasih om,..infonya sangat bermanfaat.
        Saya kemarin sempat isoman terus saya konsumsi susu segar 3-4 gelas sehari ditambah putih telur rebus, alhamdulillah 3-4 hari saya lgsg membaik dan sembuh. Cuma kemarin masih salah dalam cara memasak dan menyimpannya. Tapi sampai sekarang masih konsumsi susu murninya.
        Pertanyaan saya om, kenapa saya tiap habis minum susu 1-2 jam setelahnya buang angin terus ya, agak kembung tp ga sampai mengganggu, cuma kok kentut trs bisa lebih 30an x,ga mual sih. Tp temen saya juga terkonfirmasi covid, makan buah dan buhur saja kok malah sembelit/konstipasi, pup nya keras, apa karena susunya juga. Susu dari peternak langsung om, jadi tidak ada campuran apapun dan blm dimasak. Cuma disimpan dipendingin saja…madih bimgng cara mmasak dan menyimpannya untuk beberapa hari ke depan. Berbahaya ga om untuk kondisi saya yg jadi “bergas” dan kondisi teman saya yg jadi konstipasi terdebut

        Like

      2. Nah…menarik ini…ini yang dinamakan intoleransi laktosa, salah satu gejala (symtom.nya adalah jadi menghasilkan gas, yang parah bisa ke diare)
        Memang secara genetis orang asia itu tidak terlalu terbiasa dengan susu, beda dengan orang ras kaukasia (ato orang eropa)…
        Banyak yang mensubtitusikan ke “susu nabati” misal susu kedelai, almond dsb…
        Menurut Milimilk secara personal, kami menganggap itu hal normal…semacam pengenalan terhadap “jenis makanan baru”, sebagai contoh kalo kita orang Jawa, pindah ke Sumatera yang makanannya banyak santan n pedas, bisa jadi perut kita perlu penyesuaian karena terbiasa makanan yang manis…
        Kalo buah dan bubur, tergantung buahnya apa…semacam pisang memang dia kandungan pati.nya banyak, jadi dibalita pun disarankan u jangan terlalu banyak mengkonsumsi pisang, karena nanti jadi susah bab…jadi memang ada beberapa varian buah yang punya reaksi tersendiri…
        Untuk penyimpanan rekomendasi paling aman, dikemas ukuran per konsumsi (misal 200 ml) trus disimpan d freezer…

        Secara umum, Milimilk lebih melihat bahwa susu mempunyai beragam nutrisi (vitamin, mineral, protein, lemak), yang bisa membantu kita untuk mencukupi kebutuhan harian tubuh kita, tapi memang ada alternatif dari sumber bahan makanan yang lainnya juga

        Sehat selalu, panjang responnya ya 😂

        Like

      3. Wah terima kasih banget penjelasannya🙏🙏
        Ada yg sedikit mis disini min.. maksud saya tentang buah itu adalah. Kenapa teman saya yg saat ini masih isoman konstipasi padahal kan udah makan bubur dan buah yang tinggi serat. Apa karena dari susu nya? Setau saya ada alergi susu biasanya diare kok ini malah konstipasi, udah di booster pake buah kok masih saja konstipasi, pup nya keras,harus mengejan. Sedangkan dia asupan protein hanya bisa dari susu ini, protein yg lain belum bisa masuk. Jadi mau stop susu nya kan sayang banget.
        Sehat selalu min Milimilk..

        Like

      4. Dari beberapa informasi yang kami baca, ada memang beberapa orang yang mengalami gejala konstipasi, tapi ini perlu d cek lagi sih, terkait apakah ada kendala di jumlah bakteri tertentu di usus yang menyebabkan konstipasi itu…
        Salah satu alternatif bisa mencari susu yang rendah laktosa…tapi agak susah sih 😂
        Ato olahan seperti yoghurt (salad buah + yoghurt misal)…”
        Ato konsumsi susunya dalam jumlah sedikit dulu, dicampur dengan menu yang lain…jadi semacam pengenalan dulu…sedikit tapi d kombinasi k beberapa varian makanan…dibuat choco sereal misal…
        Semoga cepet pulih ya Ka…sehat selalu 🙏

        Like

      5. Terima kasih kak atas semua jawabannya..
        Iya kak,terima kasih doanya.. teman saya kemarin parunya udah kena jadi mmg butuh waktu lebih lama drpd saya, padahal sakitnya hampir bareng, selisih sehari doang.

        Like

  3. Kak mau tanya. Saya dan keluarga pencinta susu sapi. Biasanya saya membeli susu sapi segar yg baru saja diperah. Cara penyimpanan susu yg baikndan benar itu sebaiknya dimasak dl baru disimpan atau sebaliknya? Jika harus dimasak dl (proses pasteurisasi) kemudia disimpan di lemari pendingin, apakah boleh saya hangatkan kembali stlah dri kulkas? Mohon jawabannya ya kak

    Like

    1. Pagiii…maaf baru terbaca…🙏
      Yang pertama untuk penyimpanan kami lebih merekomendasikan d freezer…
      Kami lebih merekomendasikan untuk dipasteurisasi dahulu, lalu dikemas per kemasan saji (misal 200 ml) baru disimpan di freezer…jika ingin mengkonsumsi, bisa diambil 1 kemasan, jadi susu tidak dipanaskan berulang2…
      Nah sebelum dipanaskan kan perlu ada proses pancairan dari beku ke cair (thawing), jika kemasannya kecil maka proses pencairannya bisa lebih cepat. Salah satu metode thawing dengan merendam di air (bisa mengalir)
      Gituu Ka, kira2 rekomendasi singkat dari Milimilk…

      Milimilk juga punya akun ig di @kedai_milimilk 😊

      Like

Leave a Reply to Milimilk - Susu Segar Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s